Perbankan Syariah – Universitas Alma Ata di bulan ini menyelenggarakan wisuda periode I untuk tahun angkatan 2025/2026 Genap. Tepatnya di hari Rabu, 22 April 2026 prosesi wisuda diselenggarakan di Hotel Rich Jojgja, tidak kurang 500 tamu undangan hadir di lokasi tersebut untuk merasakan euforia dan seremoni yang penuh dengan kenangan dalam merayakan kelulusan di jenjang studi pendidikan tinggi. 16 mahasiswa yang berasal dari Prodi S1 Perbankan Syariah turut hadir sebagai wisudawan dan wisudawati pada acara tersebut, ikut berkontribusi dalam memeriahkan acara dari awal kegiatan sekitar pukul 08.00 WIB hingga berakhir di pukul 13.00 WIB.
Sudah menjadi kebiasaan di Universitas Alma Ata satu hari menjelang perayaan wisuda, di lingkungan kampus diselenggarakan kegiatan Malam Pelepasan dan Ramah Tamah bersama dengan wali mahasiswa. Dalam satu kesempatan baik tersebut, seluruh jajaran Rektorat, Dekanat, dan Struktural Prodi diwakili oleh Ketua Program Studi dan Sekretaris Prodi hadir pada kegiatan untuk berkomunikasi dan membangun kedekatan antara wali, mahasiswa dan perwakilan dosen termasuk tenaga pendidikan (tendik). Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan ruang apresiasi kepada seluruh sivitas akademika Universitas Alma Ata yang telah berkomitmen dalam menjamin terselenggaranya kegiatan pendidikan sejak awal mahasiswa bergabung sampai dengan berakhirnya masa studi mereka dan menjadi alumni.
Sering menjadi pertanyaan di antara para wali juga termasuk mahasiswa yang lulus kepada penyelenggara Prodi S1 Perbankan Syariah, apakah menjadi alumni dari S1 tersebut hanya berpeluang menjadi pegawai atau karyawan di sektor perbankan, populer disebut profesi bankir. Secara lugas dan disertai dengan data yang valid, Penyelenggara Prodi S1 Perbankan Syariah menjelaskan bahwa bankir hanya menjadi salah satu opsi dari sekian banyak profesi dan prospek kerja yang bisa dicoba oleh alumni S1 Perbankan Syariah. Prodi ini membekali lulusan maupun alumni tidak hanya dalam konteks pengenalan teori ekonomi dan keuangan Islam, lebih jauh pemahaman dan penerapan teori tersebut dalam praktik kerja profesional kelembagaan baik di sektor bisnis, keuangan termasuk perbankan menjadi kualifikasi dan kompetensi yang umumnya dimiliki oleh seluruh alumni.
Mahasiswa dalam perjalanan studinya, tidak sebatas memahami tentang dasar ilmu keislaman yang membahas tentang transaksi ekonomi, bisnis maupun keuangan. Lebih jauh, mahasiswa juga diberikan pemahaman dan pengetahuan yang memadai tentang pola bisnis serta keuangan yang dijalankan secara konvensional. Karakter yang ditekankan dari lulusan S1 Prodi Perbankan Syariah Universitas Alma Ata adalah kemampuannya untuk beradaptasi dan berinovasi. Dua keunggulan yang relevan dalam berkompetisi di Dunia Kerja dan Dunia Industri (DUDI) saat ini. Persaingan yang dinamis, masalah yang semakin kompleks, problematika bisnis yang semakin cepat berubah (disruptif), menjadi tantangan yang membutuhkan pola pikir yang matang dan resolutif serta terus menjadi fokus capaian lulusan yang diharapkan dari Prodi tersebut.
Hingga hari ini, sudah banyak persebaran karir dan prospek kerja yang digeluti secara aktif oleh lulusan S1 Prodi Perbankan Syariah. Tidak hanya pada Industri Keuangan Syariah, seperti Bank Umum Syariah (BUS), Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS), dan Unit Usaha Syariah (UUS), banyak di antara lulusan di Prodi ini yang melanjutkan karirnya sebagai akademisi dengan menempuh jenjang Magister (S2) di Perguruan Tinggi Negeri maupun Swasta ternama di Indonesia, sebagai praktisi di lembaga keuangan di lingkup mikro (BMT, Koperasi, dll) maupun di skop Korporasi (Pegadaian, Asuransi, Lembaga Pembiayaan dll). Dalam hasil penelusuran profil lulusan, juga tercatat alumni dari Prodi S1 Perbankan Syariah bekerja di Industri Manufaktur dan Retail baik skala Nasional maupun Multinasional.